Para peneliti dari Ohio State University menyangkal bahwa lemak jenuh
lebih berbahaya daripada karbohidrat. Dalam penelitiannya, mereka
menemukan bahwa didalam karbohidrat terdapat resiko lebih banyak
daripada lemak.
Para ilmuwan menemukan bahwa bahaya yang terdapat dalam lemak
jenuh hanya meningkatkan resiko gagal ginjal, sedangkan karbohidrat
terdapat tiga kali resiko asam lemak jika dikaitkan dengan peningkatan
resiko diabetes dan penyakit jantung.
Seorang penulis
studi, Jeff Volek mengatakan bahwa ketika karbohidrat berkurang dan
lemak jenuh meningkat, total lemak jenuh dalam darah tidak meningkat,
dan bahkan turun di sebagian orang. Tapi asam lemak yang disebut
palmitoleic, yang berhubungan dengan karbohidratjustru menimbulkan
berbagai penyakit. Peningkatan asam lemak ini menunjukkan bahwa
karbohidrat yang diubah menjadi lemak tidak dibakar oleh tubuh.

Jeff
Volek melanjutkan bahwa ada kesalahpahaman yang meluas tentang lemak
jenuh. Dalam studi tersebut para peneliti tidak melihat hubungan antara
diet lemak jenuh dan penyakit jantung.
Penelitian yang
diterbitkan dalam jurnal Pro ONE mencatat bahwa ada perbaikan yang
signifikan dalam glukosa darah, insulin dan tekanan darah serta
kehilangan berat badan rata-rata 10 kilogram jika seseorang melakukan
diet karbohidrat.



0 Response to "Bahayanya Lemak jenuh untuk kesehatan"
Post a Comment